Sleepless Mind,
Empty Heart

Yup, itu adalah motto, ato jargon, ato.. bisa dibilang the beginning of the Insomnity. Insomnity adalah nama dari sebuah komunitas online yang terkunjungi minimal sekali tiap kali online (tentunya selain seabrek komunitas lain yang selalu menyita waktuku tiap kali online, hahahaha), dibilang terkunjungi karena terus terang jari tangan sama otak gag sinkron, sering ngetik sendiri (PLETAK!!! *dilempar bakiak jaman Edo*).

Berangkat dari beberapa penghuni dunia maya pecinta IT dan kebudayaan Jepang yang sering online bareng dan kemudian kehilangan kontak karena jadwal online yang tidak sama (dan berbagai alasan kehilangan kontak lain seperti : email gonta ganti lah, gag ada pulsa lah, sibuk ini itu lah..), akhirnya aq bikin sebuah forum diskusi dengan nama Insomnity, diambil dari kata Insomnia secara kita ini makhluk malam yang memiliki sedikit gangguan tidur (terbiasa tidur sebentar, itupun siang hari dowang), yah bisa dibilang kelelawar lah (hehehehe). Dan slogan “Sleepless mind, empty heart” dipilih because we’re simply have an empty heart and a sleepless mind.

Okay so, setelah forum dibuat, kita mulai bisa melakukan kegiatan ngegosip-jaya, nggacor-jaya, ngobrol-jaya, dan tindakan gak jelas lain secara berjamaah. Problem solved? not yet! Tanpa diduga, seiring berjalannya waktu dan seiring bertambah banyaknya anggota secara signifikan, dari sangat-sedikit menjadi cukup-sedikit (PLETAK!! *dilempar keyboard*), ternyata intensitas junk meningkat drastis, dan ternyata juga, meskipun sebagian besar dari kami cukup memiliki jiwa junker, kita gag terlalu suka dengan junk yang berlebihan. Somehow, we wanted to have a better forum, something to share our knowledge and learning together.

Akhirnya rebuild forum pun dilakukan, pembersihan total dan perbaikan pada sistem manajemen serta peraturan forum. More strict lah.

So, gak ada junk? gag asyik dunk!?!?

Siapa bilang gag ada junk? junk tetep ada, and on some case, it is not forbidden, asal tahu gimana cara ngejunk yang baik dan bisa membaca situasi. Jadi junknya terlihat seperti diskusi, bukan diskusi yang terlihat seperti kumpulan junk.

Lalu gimana cara ngejunk yang terlihat seperti diskusi? Ya… jangan ngejunk, nuff said πŸ˜€ (PLETAK!! *dilempar kulkas*).

Dan sekarang, tanpa terasa, udah beberapa minggu sejak rebuild Insomnity. Tanpa terasa juga, selalu mampir kesitu buat sekedar sharing, ato sekedar ngecek kabar anggota lain. Dan jumlah postingannya juga mulai bertambah, dan bagi sebagian orang mungkin berguna. Dan tanpa terasa juga, Insomnity jadi forum kecil yang bisa menyatukan kami. We’re a community based on friendship.

Hum, sebenernya seh tadi mo ngelanjutin posting yang lalu, tapi entahlah, somehow, I can’t move these fingers to type them all. Maybe I’m not ready yet. At least, I have to live on. I’m sure my Mom will watch over me from up there.

On the name of friendship, the sleepless mind, and the empty heart, shall the Insomnity live on..

Advertisements